Segara Yadnya akan Dibangun Pemkot Mataram di Sekarbela

MATARAM – Umat Hindu di Kota Mataram mengungkapkan rasa syukur mereka atas dibangunnya lokasi Segara Yadnya di bibir pantai Lingkungan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela.

“Astungkara, kami ucapkan terima kasih kepada Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, dan Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, yang telah menyiapkan kami lokasi untuk upacara Segara Yadnya,” ungkap Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi NTB Ida Made Santhi Adnya, SH., MH,. saat  kunjungan langsung ke lokasi pembangunan bersama rombongan Asisten I dan Asisten II Pemerintah Kota Mataram, beberapa waktu lalu.

Sebelum adanya lokasi ini, Kota Mataram tidak memiliki tempat khusus untuk pelaksanaan Segara Yadnya, sehingga pembangunan ini dianggap sebagai upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan spiritual umat Hindu. Ida Made Santhi Adnya juga menyoroti pentingnya keberadaan lokasi ini sebagai wujud perhatian terhadap kegiatan keagamaan.

Sementara itu, selama peninjauan lokasi berlangsung, Asisten I Sekretariat Daerah Kota Mataram, H. L. Martawang, menjelaskan batas-batas lokasi pembangunan Segara Yadnya yang akan dibangun. Terletak di tepi pantai, lokasi ini berbatasan langsung dengan sungai di sisi timur dan selatan dengan akses langsung ke jalan raya.

Pemerintah Kota Mataram telah membebaskan lahan seluas 15 are, dan rencananya akan ditambah 7 are untuk lahan parkir di area tersebut,” kata Martawang.

Martawang menyatakan keyakinannya bahwa lokasi ini dapat digunakan sebelum perayaan Nyepi 1446 Saka, dan pihaknya berkomitmen untuk segera menyiapkan fasilitas tersebut. Proses perataan lokasi kegiatan akan dimulai dengan penurunan alat berat, diikuti dengan penimbunan sesuai kebutuhan lapangan.

Dengan adanya Segara Yadnya, tidak hanya terpenuhi kebutuhan umat Hindu untuk beribadah, tetapi juga menjadi simbol harmoni dan toleransi antarumat beragama di Kota Mataram.

Tempat suci ini diharapkan memberikan kedamaian dan kebahagiaan bagi umat Hindu serta memperkuat kerukunan antar umat beragama di Kota Mataram.(kominfo)

Related posts